Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Maret 2011

10 Laptop Terbaik 2011

0 komentar
Di Tahun 2011 ini, banyak produk-produk laptop yang beredar di pasaran. Hampir semuanya menawarkan fasilitas yang canggih dan bersaing. Maka tak heran jika justru membuat orang-orang menjadi bingung untuk memilih Laptop yang bagus untuk mereka. Tapi jangan kuatir pembaca sekalian. Dalam postingan kali ini, saya akan memberikan daftar 10 Laptop terbaik di tahun 2011 yang layak direkomendasikan untuk dibeli.

Daftar ini dibuat berdasarkan pertimbangan kualitas, fasilitas, Layar, Prosessor, hingga faktor-faktor pendukung laiya yang mempengaruhi kinerja Laptop tersebut.

Berikut ini adalah daftar 10 Laptop terbaik di tahun 2011 yang layak direkomendasikan untuk dibeli (Berikut Spesifikasinya):

10. Apple MacBook Air



• Brand : Apple
• Model : MacBook Air (1.86 GHz)
• Processor : Intel core2 Duo
• Operating System : Mac OS X + Life
• Display Screen Size & Type : 13.3″ Inch & LED-backlit
• Display Resolution : 1280 * 800
• Processor Cache Memory : 6144 KB
• RAM: 2048 MB
• Hard Disk Drive: 128 (Solid State)
• Video Display Card: Dedicated
• Video Card Memory: 256 MB
• Wi-fi : 802.11n
• USB Port: 1
• Mouse Type: Touchpad
• Weight: 1.36 Kg
• Battery Life: 4.5 Hours
• Color Option: Aluminum
• Warranty Period: One Year

9. Lenovo G550



• Intel Pentium Dual-Core T4200 (2.00GHz, 1MB L2 cache, 800MHz FSB)
• Microsoft Genuine Windows Vista Home Premium (w/ SP1)
• 15.6-inch glossy 16:9 display (1366×768)
• Intel Graphics Media Accelerator 4500MHD
• 3GB DDR3 1066MHz RAM
• 250GB Western Digital 5400RPM HDD
• SuperMulti DVD+/-RW Optical Drive
• Broadcom WiFi (802.11b/g), 10/100 Ethernet, Modem
• 6-Cell 11.1V 48WHr Battery
• Limited 1-year standard parts and labor warranty
• Dimensions: LxWxH, 14.9 x 9.6 x 1.4″
• Weight: 5lbs 9.0oz

8. Toshiba Satellite L645D



• 14.0 inches of diagonal wide screen TruBrite TFT screen
• 1366 x 768 pixel of screen resolution
• 1MB L2 cache
• 3GB DDR3 system memory
• 320GB (5400 RPM) hard disk drive
• Microsoft Windows 7 Home Premium operating system (64-bit version)
• 2.2 GHz AMD Athlon II Dual-Core P340 processor
• ATI Radeon HD 4250 graphics card
• 8x SuperMulti DVD drive
• Toshiba Media Controller
• Wi-Fi networking connectivity
• Fast Ethernet (10/100)
• Microsoft Office Starter 2010
• Multi in 1 digital media reader
• Built-in stereo speakers with Dolby Advanced Audio
• 3 total USB 2.0 ports with 1 eSATA/USB combo port
• 6 cell/48Wh Lithium Ion battery
• VGA video output
• Microphone and headphone jacks
• 13.3 x 9.13 x 1.5 inches of dimension
• 4.98 pounds of weight

7. HP Pavilion DV6



• Chipset: AMD M770
• L2 Cache : 1MB
• FSB : Up to 3600MHz
• 4GB PC2-6400 DDR2 RAM (800MHz)
• 320GB SATA Hard Disk Drive with HDD Protection ( RPM 5400)
• Super Multi Drive DVD +/- RW / +/-R Writer (Light Scribe)
• 15.6″ Widescreen (WXGA) with Bright view Technology
• Windows Vista Home Premium Operating System (32Bit)
• Fingerprint Reader
• VGA Webcam
• Microphones
• Integrated 802.11a/b/g/draft-n Wireless LAN
• Bluetooth
• ATI Mobility Radeon HD 4650 -1GB Dedicated Graphics
• One HDMI v1.3 Port
• One eSATA/USB Combo Port
• 3 USB 2.0 Ports
• Weight : 2.93Kgs
• 6 Cell Lithium Battery
• Carry Case
• HP Mobile Express Card Remote Control
• HP Games

6. ASUS UL30A



• 13.3-inch LED-backlit display
• A full-sized island-style keyboard
• Integrated web camera
• Pre-installed Microsoft Windows 7 Home Premium OS
• 4GB RAM
• 500GB hard drive
• 1.3GHz Intel SU7300 core 2 duo processor
• 3 USB slots
• Multi-format memory card reader
• Altec Lansing speakers, & SRS surround
• HDMI port

5. Dell Inspiron i14R



• 2.13GHz Intel Pentium Core i3-330M processor with 3MB cache
• 4GB DDR3 SDRAM at 1066MHz
• 500GB, 5400 RPM hard drive; 8x Dual-Layer DVD+/-RW Drive
• Integrated Intel HD Graphics and 14-inch High-Definition WLED
• Genuine Windows 7 Home Premium (64-Bit) operating system
Processor, Memory, and Motherboard
• Processor: 2.26 hertz Intel Core i3
• RAM: 4 GB
• Memory Slots: 2
• Hard Drive: 500 GB
• Speed: 5400 rpm

4. Alienware M11X



• Intel Core TM 2 Duo SU7300 (1.3GHz/800Mhz FSB/3MB cache)
• Genuine Windows® 7 Ultimate 64-Bit
• 2, 4, 8GB Dual Channel DDR3 at 800MHz
• Mobile Intel® GS45 Chipset
• 1024MB NVIDIA® GeForce® GT335M
• 11.6 inch display (1366X768)
• Internal High-Definition 5.1 Surround Sound Audio
• Up to 640GB5 SATA II hard drive (7200RPM)
• (Optional) External USB Slot-Loading DVD Burner (DVD±RW)
• 8 Cell Prismatic (64 whr) – Primary
• IEEE 1394a (4-pin) port
• Integrated Ethernet RJ-45 (100 Mbps)
• Audio In / Microphone Jack (remarkable for 5.1 audio)
• Two Built-In Front Speakers
• Height: 32.7mm (1.29 inches)
• Width: 285.7mm (11.25 inches)
• Depth: 233.3mm (9.19 inches)

3. Toshiba Portege R700



• 13.3″ HD widescreen LED-backlit display
• Intel Core i3, i5, i7 processor options
• 4GB DDR 3 RAM
• Airflow Cooling Technology
• Premium raised keyboard
• TouchPad with customizable Multi-Touch Control
• Windows 7 professional
• ExpressCard, eSATA/USB combo port, webcam
• DVD SuperMulti drive
• Docking capabilities

2. HP Envy 14



• Intel(R) Core(TM) i7-720QM Quad Core processor (1.6GHz, 6MB L3 Cache) with Turbo Boost up to 2.8 GHz
• 1GB ATI Mobility Radeon(TM) HD 5650 DDR3 graphics [HDMI] – For Quad Core Processors
• 6GB DDR3 System Memory (2 Dimm)
• 640GB 7200RPM Hard Drive with HP ProtectSmart Hard Drive Protection
• 8 Cell Lithium Ion Battery (standard) – Up to 6.0 hours of battery life +++
• 14.5″ diagonal High Definition HP BrightView Infinity LED Display (1366×768)
• SuperMulti 8X DVD+/-R/RW with Double Layer Support
• HP TrueVision HD Webcam and Dual Digital Integrated Microphones
• Intel Wireless-N Card with Bluetooth
• Backlit Keyboard
• Adobe(R) Photoshop(R) Elements 8 & Adobe Premiere(R) Elements 8

1. Apple MACBook Pro



• OS: Mac OS 10.6: Snow Leopard
• Screen: 17-inch, 1920×1200
• Processor: Quad core Intel i7 2.2Ghz
• Graphics: Intel HD Graphics 3000, with 1GB AMD Radeon HD 6750M
• Memory: 4GB (2x2GB)
• Storage: 750GB
• Optical drive: Yes
• Battery claimed: Seven hours
• Connections: FireWire 800, 3xUSB 2.0, Thunderbolt, Audio in, Audio out, N Wi-Fi, Bluetooth 2.1, Express card
• Dimensions/Weight: 250x393x27mm/2.99kg




sumber :http://serba-sepuluh.blogspot.com/2011/03/10-laptop-terbaik-di-tahun-2011-yang.html

Pionen, Tempat Penyimpanan Data Tercanggih Di Dunia

0 komentar
Data center bawah tanah ini memiliki rumah kaca, air terjun, mesin kapal selam Jerman, sinar matahari artifisial dan dapat bertahan dari serangan bom hidrogen mirip seperti tempat persembuyian musuh James Bond.


Data center ini benar-benar ada, dibuat oleh salah satu ISP terbesar Swedia yang terletak dalam bunker nuklir yang dibangun di bawah Stockholm, terpisahkan dari dunia luar oleh pintu setebal 40 cm.









Beberapa fakta menarik tentang data center ini :

1. Pada awalnya merupakan sebuah bunker nuklir yang digunakan dalam masa perang dingin. Saat itu bunker ini diberi kode nama Pionen White Mountains.

2. Terletak 30 meter di bawah lapisan granit yang berada tepat di bawah Stockholm, Pionen memiliki luas 1.110 meter persegi.

3. Pionen dirombak total menjadi data center mutakhir di tahun 2007-2008. Saat pembangungn mereka harus meledakkan batu sebanyak lebih dari 4.000 meter kubik untuk membuat ruang.

4. Pionen dirancang untuk dapat bertahan dari serangan bom hidrogen. Atap granit.



5. Pionen berisikan NOC yang mengontrol lima dari data center yang dimiliki Bahnhof, salah satu ISP terbesar di Swedia. Fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai tempat hosting colocation jadi apabila ingin, Anda dapat menempatkan server Anda di situ (saya yakin harganya tidak murah).

6. Listrik cadangan dihasilkan oleh dua mesin diesel Maybach yang biasanya dipakai di kapal selam Jerman, mampu memproduksi daya sebesar 1,5 Megawatt.



7. Akses internet dengan redudansi tiga lapis, jaringan itu terbuat dari serat optik melalui tiga jalur yang berbeda di bawah gunung. Pionen merupakan salah satu tempat dengan koneksi internet terbaik di Eropa Utara.

8. Lingkungan kerja Pionen dilengkapi dengan rumah kaca, air terjun, akuarium air asin sebesar 2.600 liter dan sinar matahari buatan untuk menjaga kenyamanan karyawan.

9. 15 karyawan senior bekerja full time di Pionen







sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?p=327295942

Rabu, 10 Februari 2010

Google Saingi Facebook Dan Twitter

0 komentar

Perusahaan raksasa, Google Inc., Selasa, memperkenalkan sejumlah fitur jejaring sosial ke dalam produk surat elektronis kenamaannya, Gmail.

Langkah perusahaan yang terkenal dengan mesin pencari di internet itu dimaksudkan untuk memungkinkan Gmail bersaing dengan situs jejaring sosial populer dunia, Facebook dan Twitter.

Dengan adanya produk baru yang dinamakan "Google Buzz" itu, para pemakai Gmail dapat dengan cepat berbagi pesan, link situs, dan foto dengan rekan mereka sesama pengguna Gmail.

Google juga memperkenalkan sejumlah produk baru yang didesain khusus agar fitur-fitur jejaring sosial barunya cocok bagi peralatan selular, seperti "telepon pintar", berbasis sistim operasi Android.

Semua itu dimaksudkan Google untuk memperkuat daya saingnya menghadapi layanan situs jejaring sosial populer, seperti Twitter dan Facebook.

Menurut comScore, Gmail merupakan layanan surat elektronis berbasis situs ketiga terpopuler di dunia. Jumlah pengunjungnya pada Desember 2009 mencapai 176,5 juta.

Gmail masih berada di bawah Hotmail milik Microsoft dan email Yahoo yang masing-masing menduduki posisi pertama dan kedua dunia dengan jumlah pengunjung 369,2 juta dan 303,7 juta.

Selain memperkenalkan Buzz di Gmail, Google juga meluncurkan aplikasi selular khusus untuk Buzz dan teknologi Buzz ke dalam versi selular produk peta dan situsnya.

Pada 2004, Google meluncurkan jejaring sosial Orkut. Berbeda dengan jejaring sosial raksasa Facebook dan MySpace di Amerika Serikat, Orkut hanya berhasil meraih pasar tertentu dunia, seperti Brazil.

Dalam membangun jejaring sosial dalam produk email, Google mengikuti langkah Yahoo yang sebelumnya telah mengambil pendekatan serupa dalam upayanya menyaingi Facebook.

Pada 5 Februari lalu, perusahaan raksasa dunia ini juga menambah fitur peta "Google Earth" yang memungkinkan para pengguna Internet "menjelajahi" kehidupan dasar samudera.

Selain itu, layanan fitur peta interaktif dunia maya milik Google ini juga membantu mereka yang tertarik dengan sejarah Perang Dunia II dengan beragam foto pengeboman kota-kota Eropa.

Rabu, 21 Oktober 2009

Sir Tim Berners Lee (Pencipta WWW) Mengaku Khilaf Gunakan Double Backslash (//)

0 komentar

Karakter penting itu adalah // atau yang biasa disebut dengandouble backslash (dua garis miring). Biasanya dituliskan setelah titik dua di depan http.

Menurut Sir Tim Berners Lee, karakter tersebut sebenarnya tidak memiliki arti sama sekali dalam pengkodean nama situs.

Sir Tim meminta maaf atas kekhilafannya karena telah menggunakan karakter yang sama sekali tidak penting dalam penulisan alamat web.

"Jika anda berpikir tanda double backslash itu tidak diperlukan dalam penulisan URL, saya bisa saja menghilangkan karakter tersebut dalam sejarah awal penciptaan www. Jika waktu bisa saya putar kembali, saya akan mengubahnya," papar Sir Tim dalam sebuah simposium di Washington DC, Rabu (14/10/2009).

Sir Tim mengaku tidak pernah membayangkan betapa karakter tersebut sebenarnya sangat mengganggu belakangan ini. Baik dari segi penulisan, pengucapan maupun pencetakkannya.

"Betapa sulitnya bagi kita belakangan ini untuk mengucapkan 'backslash backslash', 'double slash', atau 'forward slash'. Bahkan untuk memeragakannya dengan tangan pun tidak mudah," papar Sir Tim.

Meski web browser yang ada saat ini secara inisiatif memunculkan double backslash itu setelah penulisan www, namun Sir Tim tetap saja membayangkan berapa banyak tinta dan ruang dalam kertas yang habis sia-sia hanya untuk mencetak dua karakter yang tidak penting itu.

Namun begitu, kekhilafan Sir Tim ini tetap saja dimaklumi. Pasalnya, kesalahan itu tidaklah seberapa dibanding apa yang telah ia ciptakan untuk kemaslahatan umat, menciptakan internet untuk menghubungkan semua orang di dunia dan seluruh informasi yang ada. Hal yang tidak pernah terpikirkan selama 30 tahun lalu, sebelum ia menciptakan WWW.

Penciptaan karakter ini hanyalah sebuah kesalahan kecil yang dilakukan oleh seorang kreator yang ingin mengimplementasikan ciptaannya secepat mungkin.

Sabtu, 19 September 2009

Operating System (OS) Dari Masa ke Masa (1981-2009)

0 komentar
GUI atau singkatan dari Graphical User Interface yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat keras komputer serta memudahkan dalam mengoperasikan sebuah sistem operasi (user friendly).

Selama bertahun-tahun berbagai GUI yang telah dikembangkan untuk berbagai sistem operasi seperti OS / 2, Macintosh, Windows, amiga, Linux, Symbian OS, dan banyak lagi.

Dalam artikel ini saya hanya menampilkan beberapa kemajuan yang signifikan dalam desain GUI (bukan sistem operasi) serta antarmuka pengguna berbasis grafik pada sistem operasi yang ada saat ini.

Ada beberapa yang tidak saya sertakan dan itu bukan berarti tidak termasuk dalam kamajuan desain, tapi tampilan yang ada di artikel merupakan salah satu sistem operasi yang sangat populer.

GUI pertama kali dikembangkan oleh para peneliti di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) di tahun 70-an. Penelitian ini membuka era baru dalam inovasi komputer grafis.


Komputer pribadi (personal computer) pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis modern adalah Xerox Alto, yang dikembangkan pada tahun 1973.

Sistem ini juga bukan sebagai produk komersial dan dimaksudkan terutama untuk penelitian di universitas.


1

1981-1985

Xerox 8010 Star (dirilis pada 1981)

Ini adalah sistem pertama yang disebut sebagai komputer desktop yang terintegrasi penuh, termasuk aplikasi dan GUI dan dikenal sebagai “The Xerox Star”, kemudian berganti nama menjadi “Viewpoint” dan kemudian berganti lagi namanya menjadi “GlobalView”.


Xerox 8010 Star

Apple Lisa Office System 1 (dirilis pada 1983)

Sistem dikenal sebagai Lisa OS, atau singkatan dari Office System. Hal ini dikembangkan oleh Apple dengan maksud sebagai pemrosesan dokumen workstation.

Sayangnya workstation ini tidak bertahan lama, hal itu dibunuh oleh Apple Macintosh sistem operasi yang lebih terjangkau. Ada beberapa tambahan untuk upgrade ke versi Lisa OS, Lisa OS 2 di tahun 1983 dan Lisa OS 7 / 7 3,1 pada tahun 1984, dan dapat di upgrade oleh sistem itu sendiri, tapi sistem ini belum memakai (GUI).


Apple Lisa 1

Apple Lisa OS 1

VisiCorp Visi On (dirilis pada 1984)

VisiCorp pertama kali dikembangkan GUI desktop yang ditujukan untuk IBM PC. Sistem ini ditargetkan untuk perusahaan-perusahaan besar dan hadir dengan harga yang tinggi. Sistem GUI ini memanfaatkan mouse dengan built-in installer serta tidak menggunakan ikon pada tampilannya.


Visi On

Visi On


Mac OS System 1.0 (dirilis pada 1984)

Sistem 1.0 sistem operasi pertama yang dikembangkan GUI untuk Macintosh. Beberapa fitur ini merupakan dari sistem operasi modern, karena pada setiap jendela (window) sudah disertai dengan ikon. Pada setiap jendela dapat dipindahkan dengan mouse dan tak hanya jendela, file dan folder pun dapat disalin dengan hanya menyeret dan menempatkan (dragging and dropping) ke lokasi atau target yang diinginkan pengguna.

Mac OS 1


Amiga Workbench 1.0 (dirilis pada 1985)

Ketika pertama kali dirilis, saat itu Amiga berada di posisi depan, karena sistem GUI ini sudah memiliki fitur warna (empat warna: hitam, putih, biru, oranye), kemampuan multitasking, dukungan suara stereo dan mengatur ikon (selected dan unselected).

Amiga Workbench 1.0
Amiga Workbench 1.0


Windows 1.0x (dirilis pada 1985)

Di tahun ini, Microsoft akhirnya berhasil mengejar posisi seluruh sistem operasi antarmuka dengan merilis Windows 1.0, pertama sistem operasi berbasis GUI (meskipun tidak ada yang berani untuk mengakui sebagai salah satunya). Sistem ini menampilkan 32 × 32 piksel ikon dan warna grafis. Fitur yang paling menarik lainnya (yang kemudian dihilangkan) adalah ikon animasi jam analog.


Windows 1
Windows 1


GEM (dirilis pada 1985)

GEM (Graphical Environment Manager) adalah gaya windowing GUI diciptakan oleh Digital Research, Inc (DRI). GEM awalnya dibuat untuk digunakan dengan CP / M sistem operasi pada Intel 8088 dan Motorola 68000 mikroprosesor dan kemudian dikembangkan untuk bisa berjalan di DOS juga. Kebanyakan orang akan mengetahui GEM sebagai salah satu GUI untuk komputer Atari ST. GEM juga digunakan pada seri Amstrad komputer IBM yang kompatibel dan merupakan inti untuk Ventura Publisher dan beberapa program DOS lainnya.
gem_11_desktop1

1986 – 1990

IRIX 3 (dirilis pada 1986, first release 1984)

IRIX merupakan sistem operasi 64-bit yang diciptakan untuk UNIX. Sebuah fitur menarik pada GUI ini adalah dukungan untuk ikon vektor. Fitur ini sudah memakai GUI dan merupakan pelopor bahkan sebelum Mac OS X merilisnya.

irix-33

GEOS (dirilis pada 1986)

The GEOS (Graphic Environment Operating System) sistem operasi ini dikembangkan oleh Berkeley Softworks (Kemudian GeoWorks). Sistem ini awalnya dirancang untuk Pengolah kata Commodore 64 dan dengan tampilan grafis yang disebut geoWrite Cat dan sebuah program yang Disebut geoPaint.

geos_commodore_64

Windows 2.0x (dirilis pada 1987)

Dalam versi ini, perkembangan GUI telah membaik secara signifikan diantaranya, Jendela bisa tumpang tindih, dapat diubah ukurannya, dimaksimalkan dan diminimalkan.

Windows 2

Windows 2

OS/2 1.x (dirilis pada 1988)

OS / 2 awalnya dikembangkan bersama oleh IBM dan Microsoft, tetapi pada tahun 1991 kedua perusahaan berpisah dengan menggabungkan teknologi Microsoft GUI pada Windows-nya sendiri dan IBM mengembangkan OS / 2. GUI yang digunakan dalam OS / 2 yang disebut “Presentation Manager”. Versi ini hanya didukung GUI dan ikon monokrom.

Os 2 1

Os/2 1

NeXTSTEP / OPENSTEP 1.0 (dirilis pada 1989)

Steve Jobs muncul dengan ide untuk menciptakan komputer yang sempurna untuk sebuah riset di universitas dan laboratorium. Ide ini kemudian berkembang menjadi sebuah perusahaan bernama NeXT Computer Inc.

Komputer NeXT yang pertama dirilis pada tahun 1988, kemajuan yang signifikan ini dibuat pada tahun 1989 dengan pembebasan dari 1.0 NeXTSTEP GUI, yang kemudian berkembang menjadi OPENSTEP.

GUI’s tersebut tampil dengan ikon lebih besar (48 × 48) dan memperkenalkan warna tambahan. GUI tersebut awalnya memiliki warna monokrom, tapi versi 1.0 juga mulai mendukung monitor warna. Dengan GUI modern, Screenshot ini memberikan beberapa kemudahan dalam mengoperasikannya.

Nextstep 1

OS/2 1.20 (dirilis pada 1989)

Versi berikutnya merupakan upgrade dari versi minor GUI yang menunjukkan sedikit perbaikan di banyak area. Ikon tampak lebih bagus dan tampilan jendela yang halus.

Os 2 12


Windows 3.0 (dirilis pada 1990)

Dengan versi ini, Microsoft telah menyadari potensi terhadap perkembangan GUI mereka dan mulai meningkatkan secara signifikan.

Sistem operasi itu sendiri mendukung peningkatan standar dan mode 386, yang dibuat menggunakan kapasitas memori yang lebih tinggi dari 640 KB dan penyimpanan data dengan menggunakan hard disk, sehingga kemampuan untuk menggunakan resolusi layar yang lebih tinggi dan tampilan grafis yang lebih baik, seperti Super VGA 800 × 600 dan 1024 × 768 .

Selain itu, Microsoft menyewa Susan Kare untuk merancang ikon Windows 3.0 untuk ditambahkan pada GUI.

Windows 3

Windows 3

1991 – 1995

Amiga Workbench 2.04 (dirilis pada 1991)

Banyak sekali perbaikan GUI yang dilakukan pada versi ini. Skema warna berubah dan tampak 3D pun sudah diperkenalkan. Desktop dapat dibagi secara vertikal ke resolusi layar yang berbeda serta kedalaman warna yang kini tampak sedikit aneh. Resolusi default Workbench adalah 640 × 256, tetapi harus didukung perangkat keras dengan resolusi yang lebih besar juga.

Amiga Workbench 2

Mac OS System 7 (dirilis pada 1991)

Mac OS versi 7.0 adalah GUI pertama pada Mac OS dengan dukungan warna. Tampilan halus dengan nuansa warna abu-abu, biru dan kuning serta ditambahkan pula pada setiap ikon.

Macos 7

Macos 7

Windows 3.1 (dirilis pada 1992)

Versi Windows disertai TrueType font yang pra-instal. Hal ini secara efektif untuk pertama kalinya Windows membuat sebuah desktop publishing platform fungsional.

Sejak Windows 3.0, Adobe Type Manager (ATM) sistem font dari Adobe sudah mulai berfungsi. Versi ini juga berisi skema warna bernama Hotdog Stand, yang berisi warna cerah merah, kuning dan hitam.

Skema warna ini dirancang untuk membantu orang-orang yang buta warna saat melihat teks / gambar pada layar monitor.

windows_311_workspace

OS/2 2.0 (dirilis pada 1992)

Ini adalah GUI pertama yang menjadi sasaran penerimaan internasional, dalam hal kegunaan dan aksesibilitas. Seluruh GUI yang dikembangkan menggunakan desain object-oriented. Setiap file dan folder adalah suatu objek yang dapat dikaitkan dengan file lain seperti folder dan aplikasi. Hal ini juga mendukung fungsi drag dan drop serta template.

Os 2 2

Os 2 2

Windows 95 (dirilis pada 1995)

User interface benar-benar dirancang ulang sejak versi 3.x. Ini adalah versi Windows pertama di mana sebuah tombol ditambahkan ke setiap jendela (Minimal, Maximal dan Restore). Tim desain memberikan area (dapat diaktifkan, dinonaktifkan, dipilih, diperiksa, dll) untuk ikon dan grafis lainnya. Dan perkembangan pada versi ini untuk pertamakalinya adalah dengan adanya Tombol Start yang terkenal saat itu.Ini merupakan salah satu kemajuan Microsoft mengenai sistem operasi itu sendiri dan serta tampilan GUI.

Windows 95

Windows 95

1996 – 2000

OS/2 Warp 4 (dirilis pada 1996)

IBM merilis OS / 2 Warp 4 yang membawa signifikan dengan facelift ke setiap jendela atau ruang.

Ikon diletakkan di desktop, di mana file dan folder custom juga bisa dibuat. Dalam versi ini juga menyertakan fungsi penghapusan (Shredder) yang mirip dengan Windows ‘Recycle Bin’ atau Mac OS ‘Trash’. Perbedaan dalam fungsi ini yaitu saat menghapus file atau folder secara langsung dan tidak menyimpannya terlebih dahulu yang memungkinkan pengguna dapat menggunakannya atau mengembalikannya.

Os 2 Warp 4

Os 2 Warp 4


Mac OS System 8 (dirilis pada 1997)

Mac OS 8 merupakan salah satu pengadopsi awal dari gaya isometrik ikon yang disebut pseudo-3D ikon. Tema warna Abu platinum yang digunakan di sini menjadi merek dagang untuk versi masa depan GUI.

Macos 8

Windows 98 (dirilis pada 1998)

Gaya ikon hampir sama seperti dalam Windows 95, dan untuk rendering seluruh GUI bisa menggunakan lebih dari 256 warna. Windows Explorer hampir sepenuhnya berubah dan “Active Desktop” muncul untuk pertama kalinya.

Windows 98

KDE 1.0 (dirilis pada 1998)

KDE berusaha untuk memenuhi kebutuhan untuk sebuah desktop yang mudah digunakan untuk Unix workstation, mirip dengan lingkungan desktop yang bisa ditemukan pada MacOS atau Window95/NT. Sistem ini sepenuhnya gratis termasuk kode sumbernya yang dapat dimodifikasi.

800px-kde_10


BeOs 4.5 (dirilis pada 1999)

Sistem operasi BeOS dikembangkan untuk komputer pribadi. Pada awalnya ditulis BeIn pada tahun 1991 untuk dijalankan pada hardware BeBox. Hal ini kemudian dikembangkan lebih lanjut untuk memanfaatkan teknologi dan perangkat keras yang lebih baru seperti multiprocessing simetris dengan memanfaatkan modul I / O bandwidth, merasuk multithreading, multitasking dan 64-bit sistem file journal dikenal sebagai BFS.

800px-beos_desktop

GNOME 1.0 (dirilis pada 1999)

Desktop GNOME ini diutamakan untuk Red Hat Linux, kemudian dikembangkan lagi untuk distributor Linux lainnya juga.

Gnome 1


2001 – 2005

Mac OS X (dirilis pada 2001)

Pada awal tahun 2000 Apple mengumumkan sistem operasi dengan tampilan Aqua dan pada tahun 2001 perusahaan tersebut merilis sistem operasi baru yang disebut Mac OS X. Dengan ukuran ikon default 32 x 32 dan 48 x 48 yang dapat diubah menjadi 128 x 128 piksel anti-alias dan ikon semi-transparan.

Banyak kritik setelah merilis GUI ini. Tampaknya pengguna belum cukup siap oleh perubahan besar ini, tetapi mereka (konsumen) cukup cepat mengadopsi gaya baru GUI ini.

Mac osx 1

Windows XP (dirilis pada 2001)

Sejak sistem operasi dirilis, Microsoft cenderung sepenuhnya ke GUI, tidak terkecuali Windows XP. Pada versi ini tampilan GUI Windows mengalami perubahan total dan skinnable, sehingga pengguna dapat mengubah seluruh tampilan GUI serta tampilan Ikon pun dapat di ubah secara otomatis.

Windows xp


KDE 3 (dirilis pada 2002)

Sejak versi 1.0, K Desktop Environment mengalami perubahan secara signifikan. Mereka merubah semua fitur grafis dan ikon sehingga terlihat menyatu di setiap jendela.

Kde 3


2007 – 2009 (current)

Windows Vista (dirilis pada 2007)

Ini adalah respon Microsoft kompetisi mereka. Mereka juga cukup banyak penambahan fitur 3D dan animasi. Sejak Windows 98, Microsoft telah selalu berusaha meningkatkan desktop. Dengan Windows Vista mereka merilis widget yang baik sebagai pengganti Active Desktop.

Windows Vista

Mac OS X Leopard (dirilis pada 2007)

Dengan 6 generasi, sistem Mac OS X Apple, sekali lagi meningkatkan user interface, GUI merupakan sebuah dasar untuk versi Aqua seperti candy scroll dan grey platinum, serta warna biru. Dalam GUI yang baru ini terdapat fitur 3D yang terlihat jelas, 3D dock terbaru dan banyak lagi animasi interakitf.

Mac osx Leopard

GNOME 2.24 (2008)

GNOME menempatkan banyak perubahan dalam menciptakan tema dan karya seni ke v2.2.4 dengan tujuan “untuk membuat komputer terlihat baik”.

gnome_en_gb

KDE (v4.0 Jan. 2008, v4.2 Mar. 2009)

Versi 4 dari K Desktop Environment menghasilkan banyak peningkatan baru pada GUI seperti animasi, rapih, pengelolaan jendela yang efisien dan adanya dukungan untuk desktop widget. Ukuran ikon mudah diatur dan hampir setiap desain elemen akan jauh lebih mudah untuk dikonfigurasi. Beberapa perubahan yang paling mencolok meliputi ikon baru, tema dan suara, yang disediakan oleh proyek Oxygen. Semua ikon ini akan lebih fotorealistik. Ini jelas merupakan suatu kemajuan besar dari KDE versi sebelumnya. Kini dapat juga dijalankan di platform Windows dan Mac OS X.

kde